Kesabaran Dalam Menghadapi Pergumulan - Astrid

27 Oktober 2017, by HPK

Galatia 5 : 22-23

Tetapi buah Roh ialah : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Banyak orang-orang yang bersifat egois/ individualisme terhadap sesamanya, mereka ingin mendahulukan kepentingannya sendiri, tanpa memikirkan kepentingan orang lain juga. Banyak orang juga yang tidak memiliki kasih dalam dirinya, banyak terdengar di televisi berita-berita tentang kejahatan, seperti : pembunuhan, pencurian, dan tindak kekerasan lainnya. Dengan banyaknya kejahatan, damai sejahtera dalam diri kita pun berkurang, karena cenderung kita takut akan hal tersebut. Kemurahan, kebaikan, dan kelemahlembutan pun jarang kita temukan dalam diri orang-orang disekitar kita. Kita juga cenderung ingin sesuatu yang bersifat instan, kesabaran dalam diri kita pun berkurang, banyak dari kita yang mengeluh jika mempunyai masalah dalam hidupnya. Kita juga cenderung tidak mau bersusah payah memikirkan jalan keluar untuk penyelesaian masalah dalam diri kita. Padahal saat itu, Tuhan sedang menguji kita dengan permasalahan yang kita alami. Kita juga cenderung lebih suka hal-hal yang bersifat jahat dibandingkan hal-hal yang bersifat baik, seperti : lebih suka menyontek saat ulangan, dibanding bersusah payah belajar semalaman untuk ulangan. Dengan timbulnya kejahatan juga, cenderung kita ikut-ikutan hal-hal jahat tersebut. Penguasaan diri kita pun goyah karena hal tersebut.

Tuhan mau supaya kita memiliki buah-buah Roh dalam diri kita. Tuhan ingin kita memiliki kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri dalam diri kita. Terutama Tuhan ingin supaya kita dapat menghadapi pergumulan yang kita alami dengan penuh kesabaran. Seharusnya kita menghadapi permasalahan yang ada dengan sabar, bukan hanya mengeluh saja, tetapi tidak mau berpikir dan bertindak untuk menyelesaikan pergumulan/permasalahan yang ada dalam diri kita. Oleh sebab itu kita harus mempunyai kesabaran dalam diri kita, walaupun permasalahan yang kita hadapi itu besar dan sulit diselesaikan, dan janganlah kita selalu mengeluh dan bersungut-sungut, tetapi kita harus berusaha menjalankannya terlebih dahulu dengan sukacita.