Keluarga Yang Berdampak

7 November 2017, by HPK

Bacaan : Titus 2:1-6 dan Efesus 4:29

Keluarga adalah unit terkecil dalam suatu masyarakat. Sebagai unit terkecil, keluarga memiliki posisi yang strategis dan menentukan sejahtera tidaknya sebuah masyarakat. Bila sebuah keluarga sehat, maka masyarakat juga akan menjadi sejahtera. Bila sebuah masyarakat sejahtera, maka bangsa juga ikut sejahtera. 

Dan bila sebuah bangsa sejahtera, maka gereja pun sejahtera. Itu sebabnya peranan keluarga sangat penting.

Hidup dengan penuh hikmat
Agar menjadi berkat di tengah masyarakat, maka keluarga-keluarga Kristen harus hidup dengan bijaksana. Dalam Titus 2:1-6 ada keterangan tentang bagaimana hidup keluarga Kristen yang berhikmat dan bijaksana di tengah masyarakat. Kaum pria dianjurkan untuk hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan. Kaum wanita dianjurkan untuk hidup sebagai orang-orang beribadah, tidak memfitnah, tidak menjadi hamba anggur, cakap mengajarkan hal-hal yang baik, hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat kepada suaminya. Sedangkan kaum muda dianjurkan untuk menguasai diri dalam segala hal.

Pergunakan waktu yang ada
Setiap kesempatan hanya datang satu kali dalam hidup kita dan tidak akan datang untuk kedua kalinya. Oleh karena itu kesempatan yang datang dalam hidup kita (baik berkaitan dengan pekerjaan maupun pelayanan) harus kita pakai dengan sebaik-baiknya dan tidak lupa meminta penyertaan Tuhan dalam setiap keputusan yang akan kita ambil.

Mengucapkan kata-kata yang membangun
Dalam Efesus 4:29 dikatakan bahwa kata-kata yang membangun bertujuan supaya yang mendengarnya beroleh kasih karunia. Kata-kata kita mempunyai kekuatan yang luar biasa, yang bisa mempunyai efek besar dalam hidup orang lain, baik bersifat negatif maupun positif. Dengan kata-kata kita, kita bisa membangun, menguatkan dan memberi semangat kepada orang lain. Sebaliknya dengan kata-kata pula, kita bisa menimbulkan kepahitan, kepedihan dan meruntuhkan semangat hidup orang lain. Karena itu pakailah kata-kata kita untuk memberkati orang lain.

Marilah dengan hidup bijaksana, mempergunakan waktu dengan baik, dan mengucapkan kata-kata yang membangun, kita sebagai keluarga-keluarga kepunyaan Allah menebarkan berkat kepada orang di sekitar kita. Maka hidup kitapun akan semakin melimpah dengan anugerah Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

                                                                                         "ditulis oleh Raymond Vierri"