Doa Diatas Syukur karya Elsa Ayu untuk Bapak dr.Ucung

Apa yang kita Agungkan dibawah atap suci rumah Tuhan ketika Natal menaungi hati kita semua?
Keajaiban, Keberkahan, Pensyukuran atas kehadiranNya didunia.
Yang saat itu alunan surgawi mengetuk gendang hati kita dan membelai pendengaran kita.
Dengan kedamaianNya, dimana akhirnya kita tertunduk syukur atas limpahan kemuliaan di hari itu.
Namun bagi saya, Natal bukan hanya ajang saling mengagungkan kebesaranNya,
Natal bukan hanya waktu untuk membuka pintu sadar akan ke-EsaanNya.
Setiap detik dalam hidup saya adalah waktu bagi saya untuk mengindahkanNya.
Adalah waktu bagi kita untuk mengagungkanNya.
Sunggun suatu syukur atas berkah dan keajaiban yang telah Ia berikan bagi saya.
Saya ingin dr.Ucung mengetahui betapa saya mensyukuri bantuan yang telah bapa berikan
yang pada dasarnya saya yakin itu merupakan kesejahteraan yang Tuhan berikan kepada saya.
Saya berterimakasih kepada dr.Ucung selayaknya saya berterimakasih dan bersyukur kepada Tuhan
pada hari Natal dimana bait-bait keselamatanNya menaungi hati, lilin, beserta keharumanNya yang
menebar damai dan doa-doa yang dipanjatkan hamba-hambaNya menemani jiwa yang sepi
Kini saya begitu mampu untuk merangkak, berjalan, berlari mengejar mimpi saya
beigitu yakin atas kesejahteraan masa depan yang menanti saya disana.
Dan pada akhirnya yang selalu saya yakini adalah "KeAgungan Natal bukan hanya pada hari dimana Ia dilahirkan,
tetapi pada setiap waktu kita melangkah bersama denganNya dihati kita".