Belajar Untuk Mengasihi Seperti Bapak Smith

Kita dapat belajar dari kisah kehidupan George Albert Smith tentang mengasihi orang lain. Dia memberikan kasihnya kepada setiap orang yang dia temui.
Kasih Smith untuk orang lain tumbuh dari hati yang tulus bahwa kita semua adalah saudara didalam Tuhan. Menjelang akhir hayatnya, dia berkata," Saya tidak memiliki musuh yang saya kenal, dan tak seorang pun di dunia yang memiliki permusuhan terhadap saya. Saya selalu belajar dari teladan Yesus Kristus untuk mengasihi sesama seperti diri saya sendiri.
Bapak Smith menunjukkan kasihnya bagi orang lain melalui banyak tindakan rasa iba. Seorang pengamat mencatat, “Adalah karakteristik bapak Smith untuk pergi keluar rumah memberikan penghiburan dan berkat bagi banyak orang yang sakit, yang mengalami kesedihan. Bapak Smith sebelum dan setelah pulang kerja selalu berjalan di lorong-lorong rumah sakit, mengunjungi kamar demi kamar, memberikan dorongan, serta menghibur hati orang yang berbeban berat dalam hidupnya.
Marilah kita belajar mengasihi orang lain seperti diri sendiri. Kita akan merasakan indahmya tali persahabatan yang dibangun dengan saling mengasihi.