PERAN WANITA MENURUT FIRMAN TUHAN

Shalom saudara saudari dalam Tuhan Yesus Kristus, tertulis dalam Firman Tuhan bahwa sebagai wanita hendaklah menjalankan apa yang tertulis dalam ayat-ayat berikut ini. Mari kita renungankan bersama-sama.
1 Timotius 2:11-13 (TB) Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.
Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
Wanita-wanita saat ini masih banyak yang mengajar dan memerintah laki-laki ketika mereka diberikan banyak talenta, karunia dan sukses. Tuhan mau wanita dengan rendah hati tunduk pada laki-laki karena laki-laki diciptakan sebagai pemimpin. Wanita hanya diperbolehkan sebagai pendamping, teman dan sahabat yang mendukung laki-laki dalam hidup mereka.
Sebagai wanita-wanita yang hidup dalam Kristus hendaklah berdandan dengan perbuatan baik bukan dengan emas, mutiara, pakaian-pakaian yang mahal seperti tertulis di 1 Timotius 2 : 9-10.
1 Timotius 2:9-10 (TB) Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal,
tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah.
Bagi wanita-wanita yang sudah menikah, Tuhan juga mengajarkan untuk istri-istri yang sesuai ajaranNya seperti tertulis di ayat-ayat berikut ini
Efesus 5:22-24 (TB) Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,
karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.
Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.
1 Korintus 11:3 (TB) Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.
1 Petrus 3:1 (TB) Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya,
Ayat-ayat di atas sudah menjelaskan istri harus tunduk kepada suami seperti kepada Tuhan karena kepala dari istri adalah suami dan kepala dari suami adalah KRISTUS. Jadilah istri-istri yang tunduk pada suami seperti kepada Tuhan agar bilamana dalam keluarga ada yang tidak taat kepada Firman akan dimenangkan oleh kelakukan istrinya. Peran istri sangatlah penting sebagai pendamping, sahabat, penolong untuk keluarganya. Jadilah istri-istri yang patuh pada ajaranNya.
Amsal 19:14 (TB) Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN.