OTORITAS FIRMAN TUHAN VS PIKIRAN KITA SENDIRI
Shalom, pa Joni membawakan komsel HPK Foundation pada tanggal 17 Desember 2022 dengan tema OTORITAS FIRMAN TUHAN vs PIIKIRAN KITA SENDIRI.
Pa Joni menjelaskan mengapa kita perlu baca Firman Tuhan? Berikut penjelasan pa Joni yang diambil dari ayat-ayat berikut ini.
Apa itu Firman Tuhan ?
Firman Tuhan adalah perkataan Allah dan tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri tetapi oleh Roh Kudus = Roh Allah yang membantu menafsirkan Firman Allah.
2 Petrus 1 : 20-21, “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.
Lalu apa fungsi Firman Tuhan ?
Fungsi Firman Tuhan adalah mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaki kelakuan dan mendidik dalam kebenaran.
2 Timotius 3:16-17 (TB) Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
Seringkali kita mengakui bahwa kita mengasihi Tuhan, tapi juga seringkali kita lupa untuk mendalami Firman Tuhan. Padahal Mengasihi Tuhan = Mendalami Firman Tuhan. Seperti yang tertulis dalam Ulangan 6 : 5-7.
Ulangan 6:5-7 (TB) Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.
Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,
haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.
Tentunya untuk dapat mengajarkan, kita perlu mengenal Firman Allah, perlu tau apa saja karakter Firman Tuhan itu.
Karakter Firman Tuhan tertulis dalam Ibrani 4 :12-13 adalah :
1. Hidup dan Kuat
2. Lebih tajam dari pedang bermata dua
3. Membedakan pertimbangan dan pikiran hati
4. Tidak ada yang tersembunyi, semua terbuka dihadapan Allah
Ibrani 4:12-13 (TB) Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Dan tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Saat kita sudah mendengar Firman Tuhan dan mengenal Firman Tuhan tetapi tidak melakukannya atau bahkan menolak Dia maka yang menjadi hakimnya adalah Tuhan sesuai dengan standar Firman Allah (Yohanes 12 : 47 – 48).
Yohanes 12:47-48 (TB) Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
Maka dari itu kita sangat perlu untuk mendalami Firman Allah dan sikap hati yang benar mendalami Firman adalah kerelaan hati dan menyelidiki kembali Firman Tuhan setiap hari, untuk tau apakah semuanya memang benar demikian. (Kisah para Rasul 17 : 10-11).
Maka dari itu Jangan SOK TAHU dan MERASA BENAR karena dalam Matius 7:21-23 tertulis, “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! "
Tuhan hanya mau kita melakukan kehendak-Nya dengan rendah hati dan hanya melalui Firman Tuhan kita dapat mengetahui kehendak Tuhan.