Menjadi Seperti Anak-Anak

13 September 2020, by HPK

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga." (Matius 18:3)

Pergi kehadapan Tuhan berarti melepaskan segala dosa dan keraguan. Tuhan ingin kita pergi menghadap-Nya sebagai anak kecil yang polos dan berhati murni.

Iman membentuk karakter. Tanpa iman, kita tidak dapat membuat-Nya bahagia. Seperti tertulis dalam Ibrani 11:6 "Tanpa iman tidak mungkin menyenangkan Allah, sebab siapa pun yang mendekat kepada Allah harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi pahala kepada mereka yang mencari Dia."

Semakin dewasa kita, semakin banyak rintangan dan kekhawatiran. Hal ini mungkin membuat kita jatuh dan menyerah, itulah sebabnya kita harus menumbuhkan iman di dalam Tuhan.

Saat kita dihadapkan pada akhir kehidupan, kita harus bisa melihat ke depan dan berkata seperti yang Paulus katakan dalam 2 Timotius 4:7 "Aku telah bertarung dalam pertarungan yang baik; aku telah mengakhiri pertandingan; aku telah memelihara iman."

Kualitas apa yang anak kecil miliki?

• Polos dan tulus.

• Hati yang murni.

• Percaya tanpa keraguan.

• Menerima dengan sukacita.

• Rendah hati.

• Puas dengan hal-hal kecil.

• Melakukan firman Tuhan dengan kesederhanaan.

Pikirkanlah Tuhan seperti kita memikirkan orang tua. Kita dapat datang kepada-Nya dengan penuh kepercayaan dan tanpa keraguan. Tuhan mencintai dan peduli kepada umat-Nya.

"Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga." (Matius 19:14)

"Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia." (1 Yohanes 3:1)

.