Mengenal Hari Raya Yahudi
Siswa/i HPK Foundation kembali mengikuti Bible Study bersama Pak Darmana H. Setiadi, TTS. Kali ini, mereka belajar tentang Hari Raya Yahudi. Seperti yang kita ketahui, kisah-kisah di Alkitab, baik dari Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru berlatar belakang budaya Yahudi. Oleh karena itu, penting juga bagi kita umat Kristiani untuk memahami tentang Hari Raya Yahudi ini. Ada hari raya apa aja ya? Apa maknanya?
Selain menikmati satu hari Sabat untuk istirahat setiap minggu, bangsa Israel juga menikmati 19 hari ketika mereka merayakan hari libur nasional, yaitu:
1. Hari Raya Paskah (1 hari). Menurut tradisi Yahudi, Paskah dirayakan dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN. Kalender yang dipakai untuk perhitungan hari raya ini tidak sama dengan kalender Masehi yang kita pakai, tetapi ada kalender khusus Yahudi. Paskah ini merayakan ketika Allah menyelamatkan nyawa anak-anak sulung Israel di Mesir dan membebaskan orang-orang Ibrani dari perbudakan. Arti pentingnya adalah untuk mengingatkan bangsa itu tentang pembebasan dari Allah.
2. Hari Raya Roti tidak Beragi (dirayakan selama 7 hari). Diceritakan dalam kitab Imamat 23:6-8. Yang dirayakan adalah keluarnya bangsa Israel dari Mesir (serangkaian dengan Paskah). Arti pentingnya adalah mengingatkan bangsa itu bahwa mereka sedang meninggalkan hidup lama dan memasuki cara hidup yang baru.
3. Hari Raya Penuaian Pertama (dirayakan 1 hari), diceritakan di kitab Imamat 23:9-14). Yang dirayakan adalah hasil pertama dari penuaian jelai. Arti pentingnya adalah mengingatkan bangsa itu bagaimana Allah menyediakan kebutuhan mereka.
4. Hari Raya Penuaian (Pentakosta), diadakan satu hari, di kitab Imamat 23:15-22. Yang dirayakan adalah akhir dari penuaian jelai dan permulaan dari penuaian gandum. Arti pentingnya adalah untuk menunjukkan sukacita dan ucapan syuku atas tuaian yang berlimpah.
5. Hari raya Serunai (dirayakan 1 hari), di kitab Imamat 23:23-25. Yang dirayakan adalah awal dari bulan ketujuh (tahun baru sipil). Arti pentingnya adalah untuk menunjukkan sukacita dan ucapan syukur kepada Allah.
6. Hari Raya Pendamaian (1 hari), di kitab Imamat 23:26-32. Yang dirayakan adalah penghapusan dosa dari umat dan bangsa Israel. Arti pentingnya adalah untuk memulihkan persekutuan dengan Allah.
7. Hari Raya Pondok Daun (7 hari), di kitab Imamat 23:33-43. Yang dirayakan adalah perlindungan dan tuntunan Allah di padang gurun. Arti pentingnya adalah memperbarui komitmen Israel kepada Allah dan percaya pada tuntunan serta perlindungan-Nya.
Belajar tentang tradisi dan Hari Raya Yahudi ini cukup menarik walaupun kita tidak turut merayakannya secara langsung. Tidak ada salahnya kan kita mengenal dan memahami maknanya supaya pemahaman kita akan kejadian-kejadian di masa penulisan Alkitab menjadi lebih baik lagi.