Mengasihi Sesama Seperti Diri Sendiri

Renungan minggu lalu membahas Mencintai Tuhan Yesus dengan segenap hati yang merupakan perintah pertama tentang kasih.
Perintah ke dua adalah saling mengasihi seperti diri sendiri.
Mengapa kita perlu saling mengasihi ?
Karena Allah itu kasih. Tuhan Yesus mengajarkan kita bagaimana mengasihi sesama seperti diri sendiri karena Tuhan Yesus sudah terlebih dahulu mengasihi kita yang berdosa untuk diselamatkan melalui pengorbananNya di kayu salib.
Seperti apa mengasihi sesama seperti diri sendiri? Dalam injil Lukas 10 : 30-37 Tuhan Yesus menjelaskan melalui perumpamaan bagaimana mengasihi sesama seperti diri sendiri.
Lukas 10:30-37 : Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"
Sahabat dalam Kristus. Mari Kita belajar saling mengasihi seperti diri sendiri. Damai Sejahtera menyertai kita semua.