Mencintai Tuhan Yesus Dengan Segenap Hati

6 Maret 2022, by HPK

Matius 22:37-38 (TB)  Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Ayat diatas menjelaskan Tuhan mau kita mencintai Tuhan Yesus dengan segenap hati, segenap jwa dan segenap akal budi seperti
Tuhan Yesus mencintai kita dengan mengorbankan nyawaNya di kayu Salib untuk menebus kita agar beroleh keselamatan.

Yohanes 3:16 (TB)  Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Sahabat2 dalam Kristus, apakah kita sudah mencintai Tuhan Yesus dengan sepenuh hati?

Kenyataan yang ada dalam kehidupan saat ini banyak orang lebih mencintai pasangan dan keluarga daripada Tuhan Yesus. Bahkan mereka rela  mengorbankan hidupnya dan melakukan perintah orang yang dicintainya. Tetapi pada akhirnya banyak yang kecewa pada pasangan dan keluarga karena mereka saling menyakiti dan tidak setia.

Pernahkah kita merenungkan pengorbanan Tuhan Yesus  di kayu salib untuk kita? Dan hanya Tuhan Yesus begitu setia dan mengasihi kita sampai kapanpun juga.

Kita dapat belajar untuk mengasihi Tuhan Yesus dengan melakukan hal-hal berikut ini :

1. Untuk mengenal pribadi Tuhan Yesus dapat kita lakukan dengan membaca dan menghayati  injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Mintalah hikmah dari Tuhan untuk dapat mengerti injil.

Lukas 11:9-10 (TB)  Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

2. Melakukan perintah Tuhan Yesus di Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.

Yohanes 14:15 (TB)  "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

3. Meninggalkan hidup kedagingan dan hidup dalam Roh. Karena perbuatan daging adalah dosa yang disebutkan di Galatia : 5 :19-2. Hidup dalam roh itu meninggalkan kesenangan dunia karena persahabaan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah.

Yakobus 4:4 (TB)  Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

4. Menyerahkan tubuh kita untuk kemuliaan Tuhan dengan berpuasa agar tubuh jasmani kita sehat.

1 Korintus 6:19-20 (TB)  Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Semoga melalui renungan ini kita dapat terus bertumbuh di dalam Kristus. Damai Sejahtera menyertai kita semua. Tuhan Yesus memberkati.