Mata Dan Pelita Tubuh

18 Januari 2021, by HPK

Matius 6:22-23 "22 Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;
23 jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu."

Mata adalah peranan penting dalam mengendalikan tubuh kita. Mata merupakan pelita tubuh, artinya mata harus digunakan untuk menerangi tubuh. Tubuh kita akan bergerak mengikuti ke arah mana mata hati berfokus dan mata akan berfokus terlebih dahulu kepada hasrat yang dimiliki hati kita. Apabila hati kita memiliki hasrat yang besar kepada hal-hal duniawi, maka pandangan mata kita akan tertuju kepada hal-hal duniawi yang secara otomatis akan diikuti pula oleh gerak tubuh ke arah yang sama. Maka dari itu, jangan sampai mata kita digunakan untuk melihat yang jahat karena dapat merusak hidup dan hati kita. Sebab dengan kita melihat hal-hal yang tidak baik, itulah yang membentuk kita dan akan mempengaruhi segala tindakan kita.

Ungkapan "mata yang jahat" berbicara mengenai orang-orang yang tamak, egois, mementingkan diri sendiri, memiliki tabiat iri hati, dengki dan membenci sesamanya. Sedangkan "mata yang baik" menuju kepada orang-orang yang menggunakan hartanya secara bijak dan bersikap murah hati dalam membantu sesamanya. Maka dari itu, asahlah mata batin kita agar tubuh kita menjadi terang.

Seringkali iman kita menjadi lemah ketika masalah datang silih berganti, sakit penyakit yang tidak kunjung sembuh, keuangan keluarga yang minus, melihat usaha sepi atau anak-anak memberontak yang akhirnya membuat kita ketakutan dan kekuatiran.

Namun bila kita melihat perlindungan Tuhan yang sempurna, kita akan yakin bahwa Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu dan rencana-Nya tidak pernah gagal. Itu sebabnya marilah kita menggunakan mata kita untuk melihat hal-hal baik yang membangun. Dengan kita membangun relasi dengan Tuhan, yaitu  berdoa, beribadah dan melaksanakan Firman Tuhan, membuat mata kita tertuju kepada Tuhan Yesus karena kuasa terang  Tuhan Yesus mampu mengalahkan kegelapan sehingga kita selalu ada pada kebenaran dan dapat membedakan hal yang baik dan buruk.