Mari Kita Memuji Dengan Sepenuh Hati

27 Oktober 2019, by HPK

Dapatkah teman-teman bermain alat musik? Bagaimana dengan bernyanyi? Mungkin ada di antara teman-teman yang hanya berperan
sebagai penikmat musik saja. Meski selera musik kita mungkin berbeda-beda, tetapi kita dapat setuju bahwa musik merupakan sesuatu yang dapat kita nikmati dan memberikan warna tersendiri dalam kehidupan kita.

Coba saja teman-teman bayangkan jika di dunia ini tidak ada musik ataupun nyannyian. Mungkin saja hidup ini akan terasa membosankan dan monoton, bukan?

Secara umum kita dapat mengapresiasi musik yang indah. Terdapat beragam emosi dapat muncul ketika kita mendengarkan nyanyian atau musik tertentu, mulai dari rasa senang, sedih, takut, semangat, bahkan rasa syukur. Itu pula sebabnya di masa kini, kita seringkali menemukan bahwa musik dan nyanyian digunakan untuk mengiringi aktivitas ibadah. Sebagaimana tertulis pada Mazmur 150: 3-5, “Pujilah Dia dengan tiupan tanduk. Pujilah Dia dengan alat musik bersenar dan harpa. Pujilah Dia dengan rebana dan tarian yang membentuk lingkaran. Pujilah Dia dengan alat-alat musik bersenar dan seruling. Pujilah dia dengan simbal yang merdu bunyinya. Pujilah Dia dengan simbal yang bergemerincing.”

Memainkan alat musik dan melantunkan nyanyian menjadi salah satu cara memuliakan nama-Nya sembari bersyukur dengan penuh kesungguhan hati. Jika direnungkan, manusia adalah satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan dapat memuliakan dan memuji-Nya melalui lagu pujian dan musik. Oleh karena itu setiap saat teman-teman melantunkan nyanyian atau memainkan alat musik bagiNya, lakukanlah dengan hati yang tulus dan penuh rasa syukur, niscaya akan lebih memberkati.