Keselamatan Itu Anugrah

Berbahagialah oramg yang percaya dengan Iman tanpa melihat akan beroleh keselamatan.
Yohanes 20:29 (TB) Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."
Yohanes 3:16 (TB) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Kita sebagai orang percaya sangat bersyukur beroleh keselamatan cuma2 dari Tuhan Yesus yang mati di kayu salib menebus dosa kita. Pengorbanan Yesus mengingatkan kita kembali betapa besar kasih karunia Tuhan Yesus terhadap kita orang berdosa.
Apakah kita mengasihi Tuhan Yesus?
Penginjil Yohanes juga berkata: “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih (1 Yoh 4:8)
Dengan apa kita mengasihiNya?
Kita mengasihiNya dengan :
1 Pertobatan. Dengan meninggalkan hidup lama dan hidup baru sesuai dengan FirmanNya dan tidak melakukan dosa lagi.
2. Melayani Tuhan dengan segenap hati dan sepenuhnya menyerahkan hidup kita pada KemulianNya . Seperti yang Yesus katakan :
“Kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. (MATIUS 22 :37)
3. Mengasihi sesama seperti diri sendiri.
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. (MATIUS 22 : 39)
Allah menginginkan agar manusia juga memiliki kasih terhadap sesama, seperti Ia mengasihi setiap orang. Ini berarti setiap orang hendaknya mau menerima orang lain apa adanya seperti Allah menerima kita tanpa syarat.
4. Kasihilah musuhmu.
Sangat sulit untuk melakukan kasih terhadap musuh kita. Tetapi dalam Injil Yesus berkata: “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu, karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.” (Mat 5:44-45). Allah tidak memilih-milih dalam mengasihi manusia. Ia selalu memberikan yang baik kepada semua orang tanpa diskriminasi.
Lain halnya dengan kita karena kita hanya mengasihi mereka yang mengasihi kita. Jika demikian, kita tidak berbeda dengan orang-orang jahat yang juga saling mengasihi di antara mereka. Kasih Allah adalah kasih agape, yaitu kasih yang tidak mengharapkan keuntungan bagi diri sendiri. Kasih Allah adalah yang menyerahkan diri-Nya bagi orang yang dikasihi. Kasih Allah adalah kasih yang sempurna yang terwujud dalam diri Yesus yang rela mati diatas kayu salib bagi kita.
1 Yohanes 4:19 (TB) Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
Mari kita renungkan sama2, Apakah kita sudah mengasihi Tuhan dengan segenap hati seperti Tuhan Yesus mengasihi kita?