Kesaksian Ibu Maria
"Ketidaksempurnaan bukan halangan untuk bersyukur dan berjuang"
Tak semua manusia lahir dalam kondisi sempurna. Begitu pula Ibu Maria, salah satu orang tua dari penerima beasiswa HPK Foundation Cianjur. Ia terlahir dengan keterbatasan fisik—jari-jari tangan dan kakinya tidak sempurna. Namun siapa sangka, di balik tubuh yang ringkih itu, tersimpan hati yang begitu kuat dan penuh keteguhan.
Kisahnya dimulai sejak dalam kandungan. Ibunya saat itu mengidap kanker, dan dalam kondisi sakit yang berat, tetap mempertahankan kehamilannya. Ibu Maria lahir bukan hanya dengan tubuh yang tak sempurna, tapi juga dengan tantangan hidup yang langsung mengujinya sejak hari pertama. Ia sempat dirawat oleh orang lain karena kondisi ibunya yang sakit parah.
Namun, di balik semua luka dan keterbatasan, Ibu Maria tumbuh menjadi pribadi yang luar biasa. Ia tidak pernah menyalahkan keadaan. Ia tidak mengeluh. Ia justru memeluk hidup dengan syukur dan menjalaninya dengan kekuatan iman yang luar biasa.
Hari ini, ia menjadi sosok ibu tangguh yang mendampingi anaknya meraih masa depan. Ia hadir di balik layar perjuangan, memberikan dukungan sepenuh hati dengan kasih tanpa syarat. Dan ketika beban hidup seakan terlalu berat.
Baginya, kekuatan bukan datang dari fisik yang sempurna, tetapi dari hati yang percaya bahwa Tuhan selalu punya rencana indah, bahkan di balik luka dan air mata.
Dari kisah Ibu Maria mengajarkan kami bahwa keterbatasan bukan akhir dari segalanya. Justru di sanalah awal dari sebuah kekuatan, harapan, dan kasih yang tak tergantikan.