Kesaksian Hidup Sang Maestro Cilik

Perkenalkan nama saya Maestro Geraldiaz Marbun. Saya anak ke 4 dari 5 bersaudara. saya mempunyai keluarga yang sederhana namun tetap dalam lindungan Yesus Kristus. Kami sekeluarga telah melewati berbagai ujian-ujian hidup. Semua masalah terasa terus berdatangan tiada henti. Terutama ketika bapak saya harus jatuh sakit, kami semua harus sabar menjalaninya. Kadang saya berpikir semua yang terjadi di keluarga saya terasa sangat tidak adil, ketika saya harus melihat bapak saya meringgis kesakitan, melihat kakak saya harus berhenti kuliah dan abang saya putus sekolah hanya untuk menggantikan posisi bapak saya yang mencari nafkah. Namun saya berpikir tiada gunanya saya harus berkeluh kesah, saya lekas ingat Yesus, karna Yesuslah yang sanggup menolong saya ketika saya menghadapi berbagai pergumulan hidup. Saya terus berjuang menggapai cita-cita saya, bersekolah dengan rajin, ikut membantu mamah saya merawat bapak saya yang sedang sakit, setia menjalankan semua perintah Yesus, dan tetap setia mengikut Yesus dalam keadaan sesulit apapun.
Sekarang kami sekeluarga menyatukan hati untuk tetap berjuang dan tidak menyerah dalam menghadapi semua masalah yang ada, dan kami sekeluarga tetap setia mengikut Yesus. Kami sekeluarga biasanya mengadakan Doa bersama sekeluarga, dan jika kami mempunyai sedikit Rezeki kami biasanya makan bersama sebagai tanda ucapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang masih mau menolong keluarga kami. Keluarga memang penting bagi seseorang, adanya keluarga kita dapat berbagi cerita keluh kesah kita, berbagi kebahagiaan, dan bersukacita bersama didalam Tuhan. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, karna Ia masih memberikan keluarga yang utuh, yang istimewa bagi saya, meski secara materi kami sekeluarga sangat amat sederhana, namun secara rohani Yesus telah memberi kepuasan bagi saya dan keluarga saya. Berkat Yesus saya sekarang bisa bersekolah, kami sekeluarga masih bisa makan, dan sayapun masih diberi waktu untuk melayani Tuhan lebih dalam lagi dengan penuh sukacita. Pada kesempatan kali ini juga saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Yayasan HPK Foundation, berkat Yayasan HPK Foundation saya dapat bersekolah dengan baik tanpa harus merasa takut putus sekolah karena tidak mempunyai biaya. Pertolongan ini sangat berpengaruh bagi keluarga saya, yakni meringankan beban kakak dan abang saya untuk menyekolahkan saya. Dan sekali lagi saya dan keluarga saya sangat berterima kasih kepada Yayasan HPK Foundation. Mungkin hanya sekian yang dapat saya sampaikan, kiranya artikel saya ini dapat memotivasi saudara yang membacanya.
Pesan saya kali ini " Tetap bersemangat ketika menghadapi masalah dalam keluarga, bawa semuanya dalam Doa bersama Yesus, dan yang terutama tetap setia mengikut Yesus dalam keadaan sesulit apapun. " Tuhan Yesus Memberkati.