Kesaksian Bapak Samuel Dan Ibu Wiwin Tentang Berpuasa

13 Februari 2022, by HPK

Bapak Samuel berusia 47 thn dan istrinya ibu Wiwin 43 thn. Mereka hidup sederhana di rumah susun. Bapak Samuel bekerja sebagai satpam di sekolah Aloysius dan ibu Wiwin sebagai ibu rumah tangga. Bapak Samuel berencana untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya agar dapat sepenuhnya melayani Tuhan. Pada bulan desember 2021 Bapak Samuel terkena stroke. Semua Tuhan ijinkan terjadi karena Tuhan mau saat ini Bapak Samuel mengundurkan diri dari pekerjaan nya dan fokus sepenuhnya melayani Tuhan.

Di saat Bapak Samuel terkena stoke dan ibu Wiwin sakit batuk dan pilek yang cukup parah, bersyukur tim HPK Foundation mendapat kesempatan untuk mengunjungi Bapak Samuel dan ibu Wiwin untuk menyampaikan bagaimana hidup sehat dengan berpuasa makan buah2an. Mereka setuju untuk menjalankan puasa makan buah2an dan vitamin karena Bapak Samuel berpikir bahwa kita perlu kembali kepada hidup yang sehat seperti Adam dan Hawa di taman Eden makan buah2an saja. (Kejadian 2:16).

PujiTuhan setelah mereka menjalankan puasa, ibu Wiwin batuk pilek parah nya sembuh dan berat badan ibu Wiwin yang awalnya 77 kg turun menjadi 70 kg. Ibu Wiwin pun bertekad untuk menurunkan berat badannya menjadi 60 kg. Bapak Samuel pun merasakan manfaat dari berpuasa selain turun berat badan bapak Samuel yang semula 80 kg menjadi 67 kg dan Tuhan pulihkan Bapak Samuel dari stroke walaupun baru 80% . Bapak Samuel yakin Tuhan akan memulihkan sampai 100 %.

Semua tiada yang mustahil bagi Tuhan untuk yang percaya kepadaNya dengan Iman dan mau berpuasa untuk pulih 100%. Bapak Samuel sudah mulai melakukan perkabaran injil dengan tim nya ke daerah-daerah. Di saat pelayanannya Tuhan bekerja dalam diri Bapak Samuel sehingga dapat berkata2. Bapak Samuel percaya Tuhan yang bekerja seperti tertulis Yohanes 14:10 (TB) Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

Sahabat dalam Kristus bagaimana dengan kita? Sudahkah kita melakukan ibadah kita yang sejati? Mari kita sama-sama berpuasa untuk mendapatkan rohani dan jasmani yang sehat. TUHAN BERKATI KITA SEMUA.