Kesaksian Ariela

19 April 2026, by HPK

EBENHAEZER

Sejak SMP saya hanya punya satu mimpi sederhana: membuka kursus Bahasa Inggris rumahan. Bukan lembaga besar. Bukan institusi bergengsi. Hanya satu ruang kecil, biaya terjangkau, fleksibel, dan bisa menjangkau banyak siswa.
Banyak yang mencibir. Katanya sayang kalau tidak jadi dokter atau engineer. Tapi Tuhan taruh panggilan itu begitu kuat di hati saya.
Saya kuliah di English Department UKSW. Orang tua mendukung penuh, bahkan menyediakan satu ruangan di rumah. Lalu perjuangan dimulai. Ribuan brosur dibagikan. Dua bulan pertama, tidak ada satu pun murid.
Namun bulan ketiga, Tuhan kirim satu murid.
Lalu satu lagi.
Dan satu lagi.
Dari 1 murid… menjadi hampir 90 murid hari ini.
Dari playgroup hingga dewasa.
Dari berbagai kota, sekolah, universitas, hingga perusahaan.
Yang dulu tampak mustahil, Tuhan jadikan mungkin.

 “Sampai di sini TUHAN menolong kita.” – 1 Samuel 7:12
Ebenhaezer.
Semua hanya karena kasih karunia dan penyertaan-Nya. Amin.