Kejujuran Hati

16 Agustus 2020, by HPK

Jujur adalah sikap moral yang sejati, yang berasal dari hati yang bersih, lalu diterjemahkan ke dalam tutur kata dan perbuatan. Kejujuran tidak datang dari luar, melainkan datang dari dalam diri manusia ketika seseorang mengakui kebenaran Allah.

Memahami ayat Alkitab tentang kejujuran adalah suatu hal yang penting untuk dilakukan. Karena Allah sendiri selalu meminta umat-Nya untuk jujur supaya berkenan di hadapan Allah. Oleh karena itu, ini merupakan salah satu hal penting dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Jangan sampai mudah melakukan kebohongan atau dusta. Sebab bohong dibenci Allah dan hanya mendatangkan murka Allah. Sebab itu umat Kristen harus rajin berdoa dalam Roh, sehingga selalu mampu berbuat sesuai tuntunan karunia Roh Kudus untuk mau jujur dalam kehidupan. 

Amsal 11:11 mengatakan “Berkat orang jujur memperkembangkan kota, tetapi mulut orang fasik meruntuhkannya.”

Penyair Romawi abad pertama, Juneval, menulis, “Kejujuran dipuji-puji, meskipun yang berkata jujur akan mati kelaparan”. Kejujuran dipuji oleh setiap orang, oleh karena kejujuran merupakan kebajikan. Mengapa kejujuran merupakan kebajikan? Apa yang menjadikannya benar? Dari mana datangnya kejujuran?

Ide tantang kejujuran datangnya dari Tuhan. Kejujuran adalah sifat Tuhan. Tuhan adalah kebenaran, dan apa yang berlawanan dengan kebenaran adalah dosa. Tuhan memerintahkan agar kita menjunjung tinggi kejujuran. Jika ada orang yang mengaku mengenal Tuhan, kejujuran akan menjadi salah satu dari sifat orang tersebut.

Dalam Alkitab, Tuhan telah menetapkan dengan sangat jelas bahwa berdusta itu salah. Hal ini tertulis di dalam Keluaran 20 ayat 16; “Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.”

Tuhan mengulangi ketetapan-Nya ini sepanjang sejarah. Tuhan menghukum mati Akhan yang tidak jujur (Yosua 7:11), Tuhan juga menghukum mati Ananias dan Safira yang berbohong (KPR 5:3-4). Siapa saja yang tidak jujur berarti melawan Tuhan, karena hal itu melanggar ketetapan-Nya.

Kejujuran ditetapkan Tuhan untuk melindungi semua orang. Batasan yang Tuhan buat untuk menjaga agar kita bahagia, sejahtera dan aman. Tuhan tahu betapa bahayanya jika kita melanggar batas. Tuhan sangat tahu bahwa kita akan sengsara jika kita keluar dari ketetapan Allah.