Kasih Sejati

13 Desember 2020, by HPK

Kita Satu Dalam Kasih Tuhan.

Yohanes 13:34-35 “34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. 35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

Yoh  13:  34-35  merupakan  perintah  pertama  Kristus  bagi  para  murid-Nya  yang  sejati,  “Aku  memberikan perintah  baru  kepada  kamu,  yaitu  supaya  kamu  saling  mengasihi.”  Sesungguhnya,  inti  iman  Kristen  adalah kasih.  Orang  dunia  sebenarnya  menyadari  bahwa  cinta  tak  boleh  hilang  dari  hidup  manusia.  Tanpa  cinta,  ia pasti  mengalami  kesusahan  dan  berubah  menjadi  orang  yang  tak  sehat  secara  kepribadian  karena  tidak mampu  mengasihi  dan  dikasihi.  Padahal  Tuhan  menciptakan  manusia  dalam  relasi  kasih.  Namun  dunia  tak pernah  mengerti  essensi  dan  sumber  kasih.  Iman  Kristen  mengatakan  bahwa  Allah  tidak  hanya mengajarkan  kasih  tetapi  Allah  adalah  kasih.  Jadi,  orang  Kristen  yang  mengenal  Allah,  seharusnya  juga mengenal dan hidup dalam kasih.

Kasih  yang  dimengerti  secara  umum  sebenarnya  sudah  mengalami  distorsi,  pencemaran  dan  pergeseran arti.  Maka  Yoh  13:34  mengatakan,  “…supaya  kamu  saling  mengasihi;  sama  seperti  Aku  telah  mengasihi kamu.”  Inilah  kriteria  Pertama.  Kedua,  “Dengan  demikian  semua  orang  akan  tahu,  bahwa  kamu  adalah murid-muridKu,  yaitu  jikalau  kamu  saling  mengasihi”  (Yoh 13 : 35)

Dengan kata lain  pengertian tentang kasih di Yohanes 13 : 34 -35 adalah kasih sejati dimana Tuhan mengasihi murid2Nya dengan  mengajar, menegur, menasihati, menghibur, membimbing dan mati untuk murid-muridNya. Tuhan juga mau kita mengasihi sesama seperti Tuhan mengasihi murid-muridNya  agar kita sebagai murid Yesus dapat saling menumbuhkan iman dan perbuatan menjadi Karakter Kristus.

Yohanes 15:12, yang berbunyi: “Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.”