Jumat Agung
Jumat Agung – Kasih yang Sempurna
Di kayu salib, Yesus tidak hanya menderita.
Ia memilih untuk tinggal.
Ia bisa saja turun.
Ia bisa saja menyerah.
Namun Ia tetap bertahan… karena kasih-Nya kepada kita.
Setiap luka, setiap darah yang tercurah, bukan tanpa alasan.
Itu adalah harga yang dibayar untuk menebus kita—yang sering jatuh, yang sering gagal, yang sering jauh dari-Nya.
“Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita…” – Yesaya 53:5
Jumat Agung bukan hanya tentang penderitaan.
Ini tentang kasih yang tidak menyerah.
Kasih yang memilih untuk tetap mengasihi, bahkan ketika disakiti.
Hari ini, mari kita berhenti sejenak.
Merenungkan pengorbanan-Nya.
Dan belajar untuk hidup dalam kasih yang sama.
Karena salib bukan akhir—
salib adalah bukti bahwa kita begitu berharga di mata Tuhan.