Ilmu Pengetahuan Mengarah Kepada Tuhan

Sebagai seorang Kristen, kita dipanggil untuk percaya kepada Tuhan yang tidak bisa kita lihat. Kita juga percaya dengan mujizat yang terjadi di dalam Alkitab. Salah satu mujizat yang paling mengguncang adalah kebangkitan orang mati.
Johannes Kepler, salah seorang ilmuwan, dikenal akan hukum pergerakan planet, bukan seorang yang anti dengan “IMAN”, bahkan iman dialah yang mempengaruhi penemuan ilmiahnya.
Dia berkata :
“The world of nature, the world of man, the world of God – all three fit together”
Kepler percaya bahwa jika seisi semesta diciptakan oleh "intelligent creator", maka semuanya akan berjalan sesuai dengan tata aturannya. Kepler juga mengatakan, kita melihat Tuhan, seperti seorang arsitek, mendesain dan menciptakan dasar dunia menurut keteraturan dan aturan serta mengukur segala sesuatu dengan sedemikian rupa.
Roma 1:20 (TB) Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.
Tuhan telah menyatakan diriNya sejak dunia dijadikan dan satu kuasa yang tidak terbantahkan. Kendati demikian, masih ada pertanyaan bagaimana semuanya itu terjadi? Ini adalah pertanyaan yang biasanya muncul dari seorang ilmuwan. Kita bisa memperoleh jawaban dari pertanyaan yang diawali dengan bagaimana tersebut. Tetapi setelahnya selalu akan muncul pertanyaan lain, yang diawali dengan mengapa, dimana dan siapa, dimana iman dibutuhkan untuk menjawabnya.
Mengapa saya ada? Mengapa saya masih merindukan arti dan tujuan jika semuanya telah ada? Darimana saya berasal? Dimana saya bisa mendapatkan kebenaran yang seutuhnya? Siapa yang dapat saya percaya? Siapa yang dapat memberikan jawaban untuk setiap pertanyaan yang muncul? Siapa yang bisa mengatakan hanya yang benar kepada saya? Kemana saya pergi saat saya mati? Itu adalah pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh Yesus lewat iman kita dan pembacaan Alkitab kita setiap harinya.
1 Korintus 1:5-7 (TB)
Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan,
sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu.
Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karunia pun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus.
Pada buku Harmony of The World, Kepler menetapkan hukum gerak planet ke tiganya. Tetapi dia juga memuji Tuhan sambil berkata, besarlah Tuhan, Tuhan kami, bersarlah kekuasaanNya dan tidak akan pernah berakhir kebijaksanaanNya. Amin