HORMAT KEPADA ORANG TUA

14 Mei 2023, by HPK

Ulangan 5:16 (TB)  Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. 

Banyak cara yang bisa kita lakukan sebagai wujud penghormatan kita kepada orang tua. Tapi, seiring dengan tuntutan hidup yang berjalan, kemajuan teknologi dan pengetahuan manusia, apakah kita masih "menghormati orang tua" sepenuh hati kita dengan cara yang benar? Mari kita jujur, apakah kepopuleran dan pekerjaan kita jauh lebih penting daripada waktu untuk mengangkat telepon dan menanyakan kabar orang tua kita? Apakah kita lebih sibuk dengan pelayanan dan kegiatan yang kita lakukan, dibandingkan dengan memberikan waktu untuk datang bertemu dengan orang tua kita dan mendengar cerita mereka? Apakah diantara kita ada yang merasa sudah memberikan uang untuk kebutuhan orang tua kita dan itu saja cukup? Atau apakah kita bahkan tidak memberikan apapun kepada orang tua kita, tetapi kita lebih memilih memberikan segalanya untuk lingkungan sosial dimana kita berada supaya kita dihormati oleh orang lain?

Markus 7:6-13 (TB)  Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.
Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."
Yesus berkata pula kepada mereka: "Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.
Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.
Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban — yaitu persembahan kepada Allah —,
maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatu pun untuk bapanya atau ibunya.
Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan." Yesus berkata pula kepada mereka: "Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri. Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati. Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban — yaitu persembahan kepada Allah —, maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatu pun untuk bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan."

Yesus mengingatkan bahwa yang utama adalah perintah Tuhan, bukan mengikuti adat istiadat dan norma-norma yang ada. Contoh yang Dia ambil adalah bagaimana orang-orang dimasa itu bisa menggunakan alasan bahwa harta atau uang mereka sudah diberikan untuk persepuluhan sehingga mereka tidak lagi bisa membantu kebutuhan orang tua mereka. Yesus menyoroti sebuah alasan yang terkesan baik dan rohani, memberikan persepuluhan, yang Yesus tekankan adalah lebih ke sikap hatinya. Memberikan persepuluhan bukan untuk menghormati Tuhan, tapi untuk terlihat bagus di mata orang dan diakui. Sementara yang nyata merupakan perintah Tuhan, mereka abaikan.

Tuhan mau kita menghormati dan mengasihi orang tua kita terlebih dahulu sebelum kita melakukan pelayanan di luar sana. Semoga renungan ini dapat mengingatkan kita kembali apakah kita sudah mengasihi dan menghormati orang tua kita dengan benar.

Tuhan Yesus memberkati.