Hadapi Setiap Pencobaan Bersama Tuhan

Kamu mungkin pernah atau malah sedang mengalami situasi sulit saat ini. Ketika hanya pahit yang kamu rasakan dalam hidup. Ketika ujian silih berganti menghadang, atau ketika kamu terpuruk dalam kegagalan, meski kamu telah berjuang keras demi menghindari hal-hal itu. Entah mengapa setumpuk masalah justru mendera di saat yang sama. Mungkin kamu sedang berada dalam sesuatu yang dinamakan masa pencobaan.
Pencobaan selalu diasosiasikan dengan sesuatu yang berat, penuh tekanan, menguras energi, keadaan melenceng dari apa yang kita harapkan dan sebagainya. Banyak dari kita yang dengan yakinnya ingin terhindar dari cobaan. Tentu tidak salah untuk berpikir demikian, tetapi ada kalanya kita tiba-tiba dihadapkan dengan situasi yang sulit dalam hidup kita. Misalnya, mendadak keadaan ekonomi keluarga memburuk, ada anggota keluarga yang sakit, kehilangan barang berharga, dan lain sebagainya.
Ada saatnya kita berusaha dengan begitu keras untuk dapat mengatasi cobaan yang datang, namun akhirnya kita mendapati bahwa apapun yang kita lakukan tidak memperbaiki keadaan. Saat itu teman-teman ingat bahwa jika kita tidak dapat memperbaiki keadaan, setidaknya kita tidak memperburuk keadaan. Ketika kita menyadari bahwa diri kita sedang berada dalam masa pencobaan, bukan saatnya lagi untuk menghindar.
Mengapa demikian?
Karena cobaan tersebut diberikan oleh Tuhan untuk menguji keimanan kita, sekaligus mendewasakan iman kita. Maka dari itu saat menghadapi cobaan, lari bukanlah solusinya. Bergumullah dan berdoa memohon petunjuk pada-Nya—dan teman-teman akan mendapati diri dikuatkan untuk dapat melalui cobaan tersebut.
Singkat kata, cobaan akan datang dan sebisa mungkin teman-teman hindari. Tetapi jika kita menemukan diri kita sudah berada dalam cobaan tersebut, hadapi bersama Tuhan—niscaya kita akan berhasil melalui cobaan tersebut. Segera setelah berhasil melalui cobaan, teman-teman pasti merasa lega, bukan? Dan pada saat itu tiba, janganlah lupa untuk mengucap syukur pada Tuhan dan berterima kasih karena kini teman-teman telah menjadi lebih kuat secara pribadi maupun keimanan.
“Anggaplah itu semua sukacita, saudara-saudaraku, apabila kamu menghadapi berbagai cobaan, karena kamu mengetahui bahwa mutu yang teruji dari imanmu ini menghasilkan ketekunan.” - Yakobus 1: 2-3